PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-109 TAHUN 2017 TINGKAT KABUPATEN PAKPAK BHARAT

“Salah satu inspirasi yang bisa kita serap dari berdirinya Boedi Utomo sebagai sebuah organisasi modern pada tahun 1908 adalah munculnya sumber daya manusia indonesia yang terdidik, memiliki jiwa nasionalisme kebangsaan dan memiliki cita-cita mulia untuk melepaskan diri dari penjajahan. Dengan tampilnya sumber daya manusia yang unggul inilah semangat kebangsaan nasional dimulai”, demikian sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara yang dibacakan Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA selaku Inspektur Upacara pada Upacara Bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-109 tahun 2017 tingkat Kabupaten Pakpak Bharat di halaman SMA Negeri 1 Salak, Senin pagi (22/05).
Ditegaskan juga bahwa komitmen terhadap NKRI ini penting, mengingat setelah sekian lama berdiri sebagai bangsa, ancaman dan tantangan akan keutuhan NKRI tidak selangkahpun surut. Bahkan melalui kemajuan teknologi digital, ancaman radikalisme dan terorisme, misalnya, mendapatkan medium baru untuk penyebaran paham dan praktiknya.
“Selain itu, kita juga menghadapi permasalahan ketahanan bangsa secara kultural. Munculnya kekerasan dan pornograsi, misalnya, terutama yang terjadi pada generasi yang masih sangat belia, adalah satu dari beberapa permasalahan kultural utama bangsa ini yang akhir-akhir ini mengemuka dan memprihatinkan. Lagi-lagi, medium baru teknologi digital berperan penting dalam penyebara informasi, baik positif maupun negatif, secara cepat dan massif”, sambung beliau dihadapan seluruh peserta upacara dan hadirin, termasuk Dandim 0206/Dairi, Letkol (Inf.) Jatmiko Aryanto, SE, para pimpinan OPD, dan perwakilan FKPD.
Diakhir sambutannya disampaikan harapan bahwa dengan Hari Kebangkitan Nasional ini juga memperbarui semangat Trisakti: berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. “Jika kita konsisten, saya yakin jalan kemandirian ini insya Allah akan membawa bangsa ini mengalami kebangkita yang selanjutnya, yaitu menjadi bangsa yang lebih jaya dan kkompetitif dalam kancah Internasional”, tutupnya.
Bertindak selaku Komandan Upacara adalah Ka. Dinas Dukcatpil, Petrus Saragih, SE, MM dan Perwira Upacara adalah Ka. Dinas Pendidikan, Mester Padang, S.Pd, MM. Untuk Pembaca Pembukaan UUD 1945 adalah Ferdinan Berutu, S.STP serta pasukan pengibar bendera berasal dari Paskibra SMA Negeri 1 Salak.
Selesai acara Bupati dan rombongan beramah-tamah dengan para siswa dan para guru, termasuk para Pramuka SMA Negeri 1 Salak yang melakukan beberapa atraksi di depan Bupati dan rombongan. (Sumber berita: Bagian Humas Setda Kab. Pakpak Bharat)



