Berita
Senin, 18 September 2017

ASISTEN PEMERINTAHAN TUTUP DIKLAT PENGEMBANGAN MUTU DAN PELATIHAN BAGI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

Bupati Pakpak Bharat melalui Asisten Pemerintahan Kabupaten Pakpak Bharat Drs. Tekki Angkat secara resmi menutup Diklat Pengembangan Mutu dan Pelatihan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Hotel Grand Mutiara Berastagi. Kegiatan ini di ikuti sebanyak 134 peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah SD, SMP dan guru  yang berlangsung tiga hari dari hari kamis 14 september s.d.  Jumat 16 September 2017.  Sebelum penutupan secara resmi oleh Drs. Tekki Angkat terlebih dahulu narasumber  Evodia menyemangati , peserta melalui  rangkuman kegiatan selama 3 hari yang dimuat dalam sebuah video, dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen yang sudah disepakati oleh peserta dari setiap kecamatan yang kemudian  diaplikasikan pelaku pendidikan kreatif yang berdaya saing didaerah masing-masing, kemudian  pemberian hadiah oleh Evodia  kepada peserta yang yang  kategorinya menginspirasi peserta menjadi heboh, pemberian hadiah kepada kelompok yang paling kreatif dalam pembuatan gambar-gambar dalam diskusi, pemberian gambar kepada Bupati Pakpak Bharat oleh narasumber yang diterima melalui Kadis Pendidikan Mester Padag, S.Pd, MM, dan dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan oleh peserta yang diwakili oleh Santi Bancin kepala Sekolah SD 030418 Kuta Tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat Mester padang, S.Pd, MM menegaskan kepada seluruh peserta  Diklat Pengembangan Mutu Dan Pelatihan Bagi Pendidik Dan Tenaga Kependidikan agar melaksanakan atau mengaplikasikan ilmu yang sudah diperoleh dari narasumber seperti yang sudah peserta  tanda tangani.

Bupati Pakpak Bharat melalui Asisten Pemerintahan Kabupaten Pakpak Bharat Drs. Tekki Angkat mengatakan  kepada peserta agar setelah pulang ke Pakpak Bharat nantinya agar menjadi guru yang mendidik  dan kreatif yang memiliki keunggulan Kompetitif bukan menjadi guru yang ditakuti oleh peserta didik, karena menurut beliau kemajuan suatu daerah salah satu penentunya  adalah guru atau pendidikan yang ada di daerah itu sendiri. Beliau juga menyinggung masalah obat-obat terlarang yang beredar di masyarakat dan menekankan kepada peserta supaya berhati-hati terhadap orang-orang yang tidak dikenal yang memberikan obat secara gratis di lingkungan sekolah dan diluar sekolah. Secara keseluruhan penutupan Diklat Pengembangan Mutu dan Pelatihan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan berjalan dengan baik dan menarik.