Berita
Sabtu, 25 November 2017

KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN PAKPAK BHARAT SECARA RESMI MEMBUKA KEGIATAN PEMBEKALAN/PELATIHAN TNI DAN POLRI BAGI SISWA/I SMA SEDERAJAT SEKABUPATEN PAKPAK BHARAT

Senin, 20 November 2017 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat tepatnya pada pukul 14.00 Kepala dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat Mester Padang, S.Pd, MM secara resmi membuka kegiatan pelatihan bagi siswa/i se-Kabupaten Pakpak  Bharat yang sudah lulus seleksi baik secara fisik maupun secara akademik. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Mester  Padang, S.Pd, MM yang didampingi oleh Kasi pembinaan Kepemudaan, Olahraga dan Atlit Hoddi A. Kecihuren Berutu, S.Pd, M.Si, Dandim 0206 Dairi yang diwakili oleh Danramil Salak Kapten Inf. R. Siarait, dan Kabag Sumda Ir. P. Tampubolon beserta instruktur dari Polres Pakpak Bharat, Kepala Sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Pakpak Bharat, Ketua Tim sleksi Sahat.P Boangmanalu, orangtua siswa sebanyak 50 orang, dan siswa/i yang melaksanakan kegiatan pelatihan sebanyak 50 orang.

Sebelum membuka secara resmi Mester Padang, S.Pd, MM menekankan kepada siswa/i agar mengikuti semua aturan yang ada selama pelatihan baik itu dari Dinas Pendidikan maupun dari Instruktur dimana displin adalah awal dari keberhasilan. Selain menekankan hal diatas beliau juga mengatakan : “Kepada Semua anak-anak kami janganlah sia-siakan kesempatan yang sudah anda raih sekarang tetapi ikutilah kegiatan ini secara baik dimana anda akan menjadi andalan Kabupaten Pakpak Bharat kedepan dan bagaimana arah dan bentuk  Pakpak Bharat dimasa yang akan datang dan kepada orangtua marilah kita dukung anak-anak kita dalam mencapai cita-citanya.”

Selain Kepala Dinas Pendidikan Kabag Sumda Ir. P. Tampubolon juga memberi arahan kepada siswa/i yaitu mengenai syarat-syarat atau hal-hal yang harus dipersiapkan bila ingin menjadi anggoto Polri. Satu hal yang menarik yaitu Kapten Inf. R. Siarait menjelaskan kepada siswa/i tentang masuknya anak beliau menjadi anggota Polri hanya bermodal Rp. 3.500 untuk membeli map dan setelah mengikuti proses dan lulus. Demikian juga ditekankan kepada siswa/i agar supaya jangan kalah semangat dan tidak mengundurkan diri karena tidak punya uang karena bila ingin masuk TNI/POLRI  uang bukan jaminan masuk tetapi siapkan fisik, mental dan ilmu pengetahuan. Dan pada penghujung acara ditutup dengan doa oleh salah satu dari siswa bernama Frendy Manik dari SMK N 1 PGGS.